Menumbuhkan Budaya Integritas di Kampus Melalui Pancasila dan Etika Akademik

Kabardosen.com — “Pancasila, dasar negara Indonesia, adalah kompas moral yang memandu bangsa menuju masa depan yang gemilang. Nilai-nilai luhur Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial merupakan landasan kokoh bagi persatuan dan kemajuan bangsa.” ujar Linda Mulyawati kepada awak media.

Menurutnya, Di era globalisasi yang penuh tantangan, peran pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda semakin penting.

“Etika akademik merupakan landasan moral yang mengatur perilaku peneliti dalam dunia pendidikan. Etika akademik menumbuhkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab dan profesionalisme. Budaya integritas di kampus mencerminkan komitmen seluruh civitas akademika terhadap penerapan nilai-nilai etika akademik secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.” pungkas Linda Mulyawati yang pernah menjadi Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Banten.

Linda Menambahkan, Nilai-nilai Pancasila dan Etika Akademik berkaitan erat dan saling menguatkan. Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan sosial menjadi landasan moral etika akademik.

Penerapan etika akademik di kampus secara konsisten memperkuat nilai-nilai Pancasila dan menciptakan budaya kejujuran. Linda menuturkan, Pancasila dapat berperan penting dalam membangun budaya kejujuran di kampus dengan beberapa cara:

  • Mendorong nilai-nilai moral: Nilai-nilai Pancasila ​​seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan sosial, dapat diimplementasikan dalam civitas akademika melalui berbagai kegiatan pendidikan seperti pelatihan, seminar dan diskusi.
  • Menjadi panutan dan teladan: Guru dan dosen hendaknya menjadi panutan dan teladan bagi peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dan etika akademik dalam kehidupan sehari-hari.
  • Membangun Sistem Pendukung: Kampus harus membangun sistem yang mendukung terwujudnya nilai-nilai Pancasila dan etika akademik, seperti kode etik mahasiswa, kode etik fakultas, dan aturan akademik yang jelas dan ketat.
  • Penegakan disiplin: Kampus harus terus memantau disiplin atas pelanggaran etika akademik untuk memastikan pencegahan dan menjaga kredibilitas institusi.

Manfaat Membangun Budaya Intergritas di Kampus

Linda kembali menuturkan, Membangun budaya integritas di kampus memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan mutu pendidikan: Budaya integritas dapat meningkatkan mutu pendidikan pengajaran. pendidikan pendidikan, mendorong peneliti untuk fokus pada pengajaran proses pembelajaran yang berkualitas tinggi dan berbasis nilai moral.
  • Mewujudkan generasi muda yang berkarakter: budaya kejujuran dapat membantu mewujudkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
  • Meningkatkan kredibilitas lembaga pendidikan: budaya jujur ​​dapat meningkatkan kredibilitas lembaga pendidikan di hadapan masyarakat dan dunia internasional.
  • Memperkuat persatuan dan integritas nasional: budaya kejujuran dapat memperkuat persatuan dan integritas nasional dengan mengedepankan toleransi, saling menghormati dan kerja sama untuk tujuan bersama.

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia berperan penting dalam membangun budaya jujur ​​di kampus. Penerapan nilai-nilai Pancasila dan etika akademik secara konsisten pada civitas akademika akan melahirkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap masyarakat dan negara. Budaya kejujuran di kampus akan membantu meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.

Mari kita bersama-sama membangun budaya kejujuran di kampus dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dan etika akademik dalam kehidupan sehari-hari.(red)

*) Penulis adalah Ketua Badan Pengawas Amal Insani Foundation, Akademisi dan Praktisi Pendidikan
Anggota Forpak Banten unsur Perguruan Tinggi, dan Public Relation Manager IC Education Jakarta

  • Related Posts

    Menyoal Ungkapan ‘Utlubul Ilma Walau Bissin’: Telaah Kritis Semi Final Indonesia Open 2024

    Oleh: Endang Yusro Menyaksikan semifinal Indonesia Open 2024 hari ini (Sabtu, 8/6/2024) antara China vs Malaysia. Jika pemain China sudah dipastikan menggunakan produk lokal, tanpa menggunakan pemain keturunan apalagi jasa…

    Tegak Berdiri di Puncak : Persib Juara !

    Kemenangan ini bukan sekadar tentang sepak bola. Ia adalah simbol kebanggaan, semangat juang, dan persatuan yang mengakar kuat dalam budaya masyarakat Jawa Barat. Persib, bagi mereka, bukan hanya sebuah klub, melainkan identitas, keluarga, dan warisan leluhur yang dijaga turun temurun.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Berita Terkait

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Siap Berkolaborasi dengan Yayasan Bina Cerdas Mandiri Guna Tingkatkan Karakter Siswa

    • June 23, 2024
    • 7 views
    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Siap Berkolaborasi dengan Yayasan Bina Cerdas Mandiri Guna Tingkatkan Karakter Siswa

    AFEBSI Kembali gelar Webinar Nasional Series Batch 2, Menghadirkan Dekan FEB Telkom University, Bandung.

    • June 20, 2024
    • 59 views
    AFEBSI Kembali gelar Webinar Nasional Series Batch 2, Menghadirkan Dekan FEB Telkom University, Bandung.

    AFEBSI akan laksanakan PkM di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

    • June 15, 2024
    • 77 views
    AFEBSI akan laksanakan PkM di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

    Kunjungan Kerja Ketua Umum dan Sekjen Dewan Pengurus Nasional AFEBSI ke 3 PTS di Jawa Barat

    • June 15, 2024
    • 174 views
    Kunjungan Kerja Ketua Umum dan Sekjen Dewan Pengurus Nasional AFEBSI ke 3 PTS di Jawa Barat

    Menyoal Ungkapan ‘Utlubul Ilma Walau Bissin’: Telaah Kritis Semi Final Indonesia Open 2024

    • June 11, 2024
    • 14 views
    Menyoal Ungkapan ‘Utlubul Ilma Walau Bissin’: Telaah Kritis Semi Final Indonesia Open 2024

    AFEBSI Sukses Gelar Webinar Nasional Series Batch 1

    • June 11, 2024
    • 80 views
    AFEBSI Sukses Gelar Webinar Nasional Series Batch 1