JANGAN KELOTOH

Seri Kearifan Lokal Kuliner Masyarakat Banten

Oleh: Endang Yusro

Bukan sebuah istilah, merupakan kata atau gabungan kata yang mempunyai maksud tertentu. Namun, “Jangan Kelotoh” pada catatan ini nama makanan (kuliner), lebih tepatnya sayuran. Ia merupakan kearifan lokal masyarakat Banten.

Jangan Kelotoh, seperti juga sambel kulit tangkil merupakan kuliner makanan berbahan dasar kulit tangkil atau melinjo. Keduanya merupakan makanan teman nasi khas dari Provinsi Banten.

Jika sambal kulit tangkil sebagaimana yang pernah penulis “published” di berbagai media dengan judul “Mengenal Kearifan Lokal Banten, Kadedemes” (Bagian II) berbahan dasar kulit dari buah melinjo (tangkil), Jangan Kelotoh berbahan dasar daunnya yang masih muda.

Mungkin karena daerah Banten, terutama bagian Selatan yang merupakan daerah tinggi (pegunungan) yang banyak ditumbuhi pohon-pohon melinjo sehingga oleh tangan-tangan terampil daun melinjo bisa diolah menjadi kuliner.

Jika di era sekarang kita bisa mengatakan karena penemuan (inovasi), namun untuk Jangan Kelotoh karena sudah ada sejak zaman dulu, di Era Kesultanan Banten entah apa namanya. Apakah keberadaannya karena faktor kebutuhan yang saat itu belum mengenal arugula, bok choy, watercress sehingga daun melinjo dan kulitnya dibuat kudapan. Entahlah!

Jelasnya, setelah penulis membaca artikel tentang daun muda kulit melinjo ternyata memiliki beberapa khasiat. Maka bisa jadi orang dulu memanfaatkan daun muda kulit melinjo karena berfungsi bagi kesehatan.

Beberapa manfaat yang terkandung dalam daun muda melinjo bagi tubuh sebagaimana dilansir alodoter.com, antara lain: Pertaman, menurunkan kadar asam urat yang berbeda dengan bijinya. Kulit biji dan daun melinjo justru baik untuk menurunkan asam urat.

Kedua, mengelola kadar gula darah. Menurut penelitian ekstrak daun melinjo dapat mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan efektivitas kinerja hormon insulin.

Ketiga, menjaga berat badan karena terdapat banyak serat sehingga bisa membuat yang mengonsumsi merasa kenyang lebih lama.

Keempat, meningkatkan daya tahan tubuh dari studi yang menyebutkan bahwa daun melinjo mengandung berbagai antioksidan dan mineral yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh, seperti zat besi, zinc , dan magnesium.

Terakhir, Kelima mencegah radikal bebas karena mengandung antioksidan baik untuk melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab penyakit.

Demikian catatan Dhuha tentang kearifan lokal masyarakat Banten. Adapun cara pengolahannya, daun muda kulit melinjo atau tangkil bisa dibuat berbagai macam jenis olahan sayur bergantung selera. Bisa dibuat sayur asem, sayur lodeh, atau sayur sup bening. Semoga bermanfaat!

  • Related Posts

    Menyoal Ungkapan ‘Utlubul Ilma Walau Bissin’: Telaah Kritis Semi Final Indonesia Open 2024

    Oleh: Endang Yusro Menyaksikan semifinal Indonesia Open 2024 hari ini (Sabtu, 8/6/2024) antara China vs Malaysia. Jika pemain China sudah dipastikan menggunakan produk lokal, tanpa menggunakan pemain keturunan apalagi jasa…

    Tegak Berdiri di Puncak : Persib Juara !

    Kemenangan ini bukan sekadar tentang sepak bola. Ia adalah simbol kebanggaan, semangat juang, dan persatuan yang mengakar kuat dalam budaya masyarakat Jawa Barat. Persib, bagi mereka, bukan hanya sebuah klub, melainkan identitas, keluarga, dan warisan leluhur yang dijaga turun temurun.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Berita Terkait

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Siap Berkolaborasi dengan Yayasan Bina Cerdas Mandiri Guna Tingkatkan Karakter Siswa

    • June 23, 2024
    • 7 views
    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Siap Berkolaborasi dengan Yayasan Bina Cerdas Mandiri Guna Tingkatkan Karakter Siswa

    AFEBSI Kembali gelar Webinar Nasional Series Batch 2, Menghadirkan Dekan FEB Telkom University, Bandung.

    • June 20, 2024
    • 59 views
    AFEBSI Kembali gelar Webinar Nasional Series Batch 2, Menghadirkan Dekan FEB Telkom University, Bandung.

    AFEBSI akan laksanakan PkM di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

    • June 15, 2024
    • 77 views
    AFEBSI akan laksanakan PkM di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

    Kunjungan Kerja Ketua Umum dan Sekjen Dewan Pengurus Nasional AFEBSI ke 3 PTS di Jawa Barat

    • June 15, 2024
    • 174 views
    Kunjungan Kerja Ketua Umum dan Sekjen Dewan Pengurus Nasional AFEBSI ke 3 PTS di Jawa Barat

    Menyoal Ungkapan ‘Utlubul Ilma Walau Bissin’: Telaah Kritis Semi Final Indonesia Open 2024

    • June 11, 2024
    • 14 views
    Menyoal Ungkapan ‘Utlubul Ilma Walau Bissin’: Telaah Kritis Semi Final Indonesia Open 2024

    AFEBSI Sukses Gelar Webinar Nasional Series Batch 1

    • June 11, 2024
    • 80 views
    AFEBSI Sukses Gelar Webinar Nasional Series Batch 1